ANTARA HARAPAN DAN PUTUS ASA ( DOB GARUT SELATAN ) ( .akan tambah lebih baikah,,,atau bahkan lebih buruk )

ANTARA HARAPAN DAN PUTUS ASA ( DOB GARUT SELATAN )
(  .akan tambah baikah,,,atau bahkan lebih buruk )
Daerah Otonomi Baru Garut Selatan.
Perjalanan ini memang sangat menyedihkan,
Sayang engkau tak duduk di samping ku kawan,
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan…......................
.........................................................................................
Sura merdu nya Ebiet G Ade,terdengar halus dan indah di headset yang terpasang di sela lubang telinga ku yang membuat hati ini sedih ,sebuah lagu yang mengiringi perjalan rutin ku di pagi ini di antara berserakan nya batu jalanan serta  kubangan kubangan lumpur dan batu kecil, Cekat cekit nya motor ku, tak seimbang nya roda roda ban ini melewati licin nya jalanan tanah diatas berantakan bebatuan seakan mengiringi perjalanan ke putus asa an yang sudah bertahun tahun melekat di pandangan mata hati ku ini di sepanjang jalan Banjarwangi menuju daerah Cigugur yang merupakan penghujung jalanan  terparah sejak 10 tahun terakhir.
.Ingat 10 tahun terakhir
Banyak pertanyan timbul di hati.
Sampai kapan kah ini berakhir ?
Kenapa jalanan yang dulu layak pakai sekarang hancur?
Siapakah yang yang berwenang mengurus jalanan ini ?
Kemanakah Dinas Pekerjaan Umum yang dulu mengurus jalanan ini ?
Apakah aspal yang hitam sudah berubah warna menjadi tanah merah ?
Akankah dinas PU akan hadir kembali untuk memelihara jalan ini?

Pertanyaan pertanyan ini hanya terjawab oleh mereka mereka yang selalu rutin ada disisi jalanan dengan berbekal cangkul yang di pakai untuk mengambil tanah merah sebagai pengganti aspal,apakah mereka bekerja suka rela?
 Tentu tidak,recehan bahkan rebuan dari pengguna jalan yang mereka harapkan..
Apakah mereka yang bertanggung jawab mengurus jalanan ini?
Oh tidak , cangkul satu mana mungkin bisa membuat ruas jalanan ini bagus,kalau menjadikan nya tambah parah dan hancur itu pasti,ya ketika timbunan tanah nya terguyur air hujan seperti perjalanan di hari ini.
Kalau begitu masyarakat Banjarwangi  kah yang harus bertanggung jawab?Tentu nya ……. Ya Paling hanya bisa menjawab pertanyaan rutin….
” Apa jalan Banjarwangi bagus tidak sekarang?
Masyarakat hanya bisa menjawab ,oh parah Bu ,Pak, Hati hati kalau lewat ya Bu,Pak Om..
Pertanyan pertanyan diatas itu bukan malah terjawab,malah justru makin pertanyaannya makin bertambah  ketika setiap tahun aku hadir di suatu tempat untuk membayar sebuah kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor.
Kemanakah uang aku selanjutnya,,cukupkah uang itu untuk beli aspal hitam?
Ya Ya Ya Mungkin saja cukup kalau aspal nya satu drum di campur tanah satu bukit.Ya itulah yang terjadi.
Sekali lagi itulah yang terjadi.
Tak terasa jalanan terparah ini ku lalui ,sampailah di sebuah titik temu dengan jalan halus, mulus ,dan lebar yang tentu nya menuju daerah yang lebih di manja,yang lebih di perhatikan daripada hanya sebuah kata *Banjarwangi*.
Sekilas terlihat sebuah spanduk yang terpangpang tulisan,DOB GARUT SELATAN DI AMBANG MATA.yang mengingatkan ku akan ratusan artikel dan berita berita di internet bahkan di surat kabar.Sebuah harapan di hati ini yang tentunya Banjarwangi si anak tiri ini pasti ikut di dalam nya.
Sebuah harapan untuk sebuah jalan yang layak dilewati  pun akan cepat terwujud.,dengan segera nya hadir sebuah Daerah Otonomi Baru Garut Selatan.Sebuah kata putus asa terganti dengan harapan,walaupun tentu nya ada banyak keraguan,apakah kalau sudah terwujud DOB GARUT SELATAN INI ,akankah jalanan ini akan lebih di perhatikan atau malah bisa akan lebih teraniaya oleh ibu barunya yang akan segera berwujud ini  
Oh…!   jangan sampai itu terjadi, kami percaya penggagas DOB ini punya niat mulia untuk memajukan daerah si anak tiri ini menjadi lebih baik daripada ibu tiri nya sekarang ini , harapan yang terakhir pun hadir di dalam hati,ketika membayangkan  sebuah infrastuktur jalan yang lebih layak daripada sebuah jalanan yang layak nya pantas dikatakan sungai kebanjiran.
Pak .!   Bu ! kami bukan nya tak ingin di kasih beras untuk makan, bukan  nya kami tak ingin dikasih uang seribu untuk jajan, Tapi Kami lebih  ingin sebuah infrastuktur jalan yang layak sebagai tiang penopang ekonomi daerah kami.Sebuah jalan penyambung roda ekonomi yang digunakan untuk menjual hasil bumi kami...
...................................
...................................
Pencarian artikel
.*
 Warga  Cikajang,  Garut, menolak bergabung ke pemekaran Garsel (Garut Selatan
Masyarakat Kecamatan Cikajang berada pada posisi diantara pilihan ikut atau tidak ke DOB Garut Selatan  terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Garut Selatan
Dob Garut Selatan,Singajaya,Peundeuy  Banjarwangi tak punya pilihan  *
.
.............................
................................
Ya Alah kirimkan kami seorang pemimpin yang lebih baik kepada kami.
Hari semakin siang ,kupacu sepeda motor ku memecahkan sebuah rasa putus asa , dan membawa harapan yang akan  ku pasang di hati hati mereka yang sudah menjadi pemimpin kami serta yang akan menjadi pemimpin baru kami.



SUMBER REPERENSI.DI ANTARA NYA....

2 Responses to "ANTARA HARAPAN DAN PUTUS ASA ( DOB GARUT SELATAN ) ( .akan tambah lebih baikah,,,atau bahkan lebih buruk )"

makasih kawan